14 October 2001
Tanggal: 10 Oktober
Tempat : Sekretariat PSSI - Gelora Bung Karno, Jakarta
Daftar Hadir:
1. Rudi Permadi Aremania
2. Rusdhie Viking Persib Fans Club
3. Agus Viking Persib Fans Club
4. Noni Viking Persib Fans Club
5. Tantry Viking Persib Fans Club
6. Eko Haryanto Persebaya FC
7. Dannie Aremaniacyber
8. Wahyu Aremaniacyber
9. Indra Pangeran The Macz Man
10. Andy S. Pasoepati Jakarta
11. Ryan Pasoepati Jakarta
12. Sigit Nugroho Balad PersibA.
Pernyataan Sikap ASSI
Menolak segala bentuk kekerasan dalam pertandingan sepakbola, terutama yang menyangkut suporter, serta menghimbau PSSI dan otoritas keamanan untuk bekerjasama dengan ASSI, lembaga yang menjadi wadah kelompok suporter kreatif dan cinta damai, agar melakukan langkah-langkah strategis
(bukan instant) demi menekan seminimal mungkin peluang terulangnya kasus serupa di masa mendatang. Pertemuan Ketua Umum PSSI Bp. Agum Gumelar dengan ketua-ketua kelompok suporter dan ASSI yang dilakukan sebelumnya, sifatnya hanya pengarahan, dan cenderung monolog. Akan lebih efektif jika dialog dengan paham kesetaraan dilakukan, dan output-nya disosialisasikan melalui
dukungan aktif media massa yang selama ini relatif sering mengangkat lebih banyak sisi buruk suporter saja.
B. Evaluasi Permasalahan Suporter Rusuh
1. Kerusuhan sebagian besar dilakukan oleh suporter yang tidak
terkoordinasi atau dengan kata lain bukan anggota Fans Club. Note:
Pernyataan ini masih perlu pembuktian lebih lanjut.
2. Belum adanya mekanisme atau regulasi, baik dari PSSI maupun Fans
Club itu sendiri dalam membina anggotanya.
3. Peraturan atau hukuman yang selama ini diterapkan, terbukti belum
bisa membuat pelaku kerusuhan jera.
C. Solusi & Antisipasi Suporter Rusuh (idea)
1. Mewajibkan setiap P.S peserta Liga Indonesia memiliki wadah suporter atau Fans Club.
2. Memberikan fasilitas-fasilitas kepada suporter anggota Fans Club yang akan menonton pertandingan:
* Memberikan kuota tempat duduk sebesar 90 % dari daya tampung stadion kepada Fans Club. (Penonton Umum hanya 10 %)
* Memberikan diskon harga tiket bagi suporter yang telah menjadi anggota Fans Club. (Penonton umum harga tiket 5 X lipat).
* Memberikan giliran menonton kepada anggota Fans Club. (Jika kapasitas stadion terbatas dan tidak bisa menampung seluruh suporter ).
D. Organisasi
1. Segera diumumkan Bentuk Organisasi (Yayasan atau Badan Hukum lainnya)
2. Segera diumumkan Struktur Organisasinya.
3. Segera ditunjuk dan diumumkan Pengurus ASSI.
4. Penggalian Dana
* Sponsor
* Donatur
* Iuran
E. Sosialisasi
1. Tujuan:
* Untuk lebih memperkuat posisi ASSI sebagai Lembaga Suporter.
* Lebih memperkenalkan ASSI ke Grass Root Suporter
* Mendapatkan dukungan dari seluruh Kelompok Suporter
2. Langkah-langkah:
* Pembuatan Milist ASSI (sudah dilakukan)
* Secara terus-menerus mensosialisasikan ASSI melalui Milist ASSI
* Melakukan pertemuan rutin minimal 1 bulan sekali.
* Mengadakan kegiatan-kegiatan sosial dan olah raga.
F. Bantuan kepada korban kerusuhan suporter
1. Gerakan sosial ini akan dimulai setelah Struktur, Pengurus , dan Program Kerja Organisasi terbentuk.
2. Ditemui kendala dalam menginventarisasi dan mendata korban kerusuhan, yang kelak akan memudahkan penyaluran yang tepat sasaran.
Jakarta, 10 Oktober 2001
Rudi Permadi
[ by : yhewhe ]


