20 March 2008
Sudah hampir dua pekan sejak pelatih Iwan Setiawan menyodorkan nama-nama pemain yang direkomendasikan ke manajemen PSS Sleman, namun hingga sampai saat ini belum semuanya dapat diselesaikan oleh manajemen PSS. Hal ini tentunya sangat mengganggu program latihan yang telah disusun oleh tim pelatih, ujar iwan disela-sela latihan sore tadi.
Pada dasarnya saya menyadari memang bukan hal yang cukup mudah dalam melakukan sebuah negosiasi. Namun sebagai pelatih, saya tentunya memiliki kewajiban untuk mengetahui sejauh mana proses negosiasi tersebut, namun yang perlu digaris bawahi adalah bukan mencampuri, hanya sebatas koordinasi. ujarnya. Sampai sekarang negosiasi Firman Usman, Rahmad Affandi, dan Zaenal Anwar belum mencapai pada titik kesepakatan. Nah disinilah seharusnya saya bisa berperan sebagai mediator. Saya butuh mereka, dan ketika terjadi suatu kemacetan dalam proses negosiasi hendaknya ada rasa keterbukaan.
Lebih lanjut, mantan arsitek Persibom ini menegaskan bahwasannya kita disini memang secara profesional merupakan rekan kerja, namun juga kita tidak bisa mengesampingkan bahwa keharmonisan dalam suatu tim kerja harus dipupuk, dan itu perlu adanya komunikasi dan keterbukaan dari setiap unsur-unsur yang ada dalam tim itu sendiri, tambahnya.
Keterbukaan tidak saja antara manajemen dengan tim pelatih akan tetapi lingkupnya semua unsur yang terlibat langsung dengan PSS Sleman baik itu pengurus, manajemen, pelatih, pemain, dan suporter.
Keep Fight Bang!!!
[ by : boy/admin ]


